Postingan

Flail Fighting

Gambar
- Dilarang meniru tanpa bekal latihan dasar beladiri. - Dilarang meniru tanpa pengawasan ahli.  Flail adalah senjata pemukul yang menggunakan bandul dan rantai, senjata ini digunakan untuk merusak helm lawan. Ada dua model Flail yang digunakan dalam pertempuran, yaitu Flail dengan model gagang panjang seperti toya (untuk pertanian) dan model gagang pendek seperti pentungan (untuk militer). Teknik serangan Flail sama seperti menggunakan cambuk, hanya diayun ke lawan saja, sementara untuk teknik menangkis, pengguna Flail harus memakai perisai karena senjata ini tidak kuat menahan hantaman pedang lawan.  Meski tenaga serangan Flail tergolong keras dan mampu merusak helm lawan, senjata ini kurang diminati oleh para ksatria abad pertengahan, karena konstruksi Flail tidak bisa digunakan untuk menangkis pedang dan memerlukan ruang gerak luas untuk mengayun. Silahkan klik kanan untuk memperbesar atau men-save gambar. Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Flail_(weapon) http://www.medi...

Pedoman Wasit - Teknik Memisahkan Perkelahian

Gambar
 Salah satu keahlian yang wajib dikuasai oleh wasit dan pelatih beladiri adalah teknik memisahkan perkelahian, memisahkan perkelahian merupakan hal yang beresiko bagi semua pihak termasuk wasit, apabila dilakukan tanpa teknik yang benar, ada resiko terkena pukul.  Berikut ada 3 teknik dasar memisahkan perkelahian: 1. Jarak Normal Dalam posisi normal, wasit harus memisahkan kedua petarung dengan cara memasukkan kedua tangan diantara mereka, posisi wajah harus menghadap ke tengah, lalu dorong kedua petarung kesamping. Kesalahan yang sering terjadi adalah wasit pemula sering masuk ke tengah perkelahian, tapi wajahnya menghadap ke salah satu petarung, sehingga wajahnya kena pukul. 2. Jarak Rapat Dalam posisi rapat dimana wasit tidak bisa masuk ke tengah perkelahian, caranya adalah dengan merangkul petarung yang posisinya menindih, lalu tarik mundur dan putar kebelakang, kemudian buka jarak antar kedua petarung. Kesalahan yang sering terjadi adalah wasit pemula sering hanya menarik...

Kodachi Jutsu

Gambar
- Dilarang meniru tanpa bekal latihan dasar beladiri. - Dilarang meniru tanpa pengawasan ahli.  Kodachi Jutsu ( 小太刀術 ) adalah ilmu beladiri yang mempelajari teknik Kodachi, pedang pendek yang berasal dari awal Zaman Kamakura (1185-1333). Kodachi memiliki panjang kurang dari 60 cm, pedang pendek ini digunakan untuk senjata cadangan, atau sebagai senjata khusus untuk pertempuran di tempat sempit atau jarak rapat, dimana pedang panjang tidak bisa digunakan.  Kodachi digunakan dengan teknik genggaman satu tangan seperti pisau (Tanto), namun Kodachi memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan pisau, yaitu ukuran yang lebih panjang dan konstruksi lebih kuat, sehingga Kodachi bisa digunakan untuk menangkis hantaman pedang (Katana) yang lebih kuat. Kodachi juga sering digunakan di berbagai club Kenjutsu untuk teknik dual wielding (Nito-ryu). Berbeda dengan Katana, Kodachi tergolong murah dan praktis digunakan, sehingga banyak masyarakat Jepang kuno yang menggunakan Kodachi untuk senja...

Aiki-ken

Gambar
- Dilarang meniru tanpa bekal latihan dasar beladiri. - Dilarang meniru tanpa pengawasan ahli.  Aiki-ken ( 合気剣 ) adalah ilmu beladiri pedang yang diciptakan oleh pencipta Aikido, Morihei Ueshiba (1883–1969), Aiki-ken merupakan ilmu penunjang dalam kurikulum pelatihan Aikido. Morihei Ueshiba mempelajari berbagai aliran ilmu pedang (Kenjutsu), kemudian ia menciptakan sebuah gaya baru yang menggabungkan gerakan pedang dan teknik bertahan Aikido.  Teknik Aiki-ken memiliki akar kuat pada aliran pedang Kashima Shintō-ryu. Dalam pertarungan, Aiki-ken tidak menggunakan kuda-kuda, hanya berdiri santai, memancing musuh menyerang dan membalik serangannya sendiri. Sekilas, konsep pasif Aiki-ken terlihat seperti Iaijutsu, namun dalam posisi tarung Aiki-ken pedangnya sudah dicabut keluar, sehingga lebih sigap untuk menangkis dan menebas. Berbagai organisasi Aikido kini banyak yang mengembangkan variasi teknik Aiki-ken dengan gaya khas masing-masing, seperti Morihiro Saito yang menggabungkan...