Combat Sambo
- Dilarang meniru tanpa bekal latihan dasar beladiri.
- Dilarang meniru tanpa pengawasan ahli.
- Dilarang meniru tanpa pengawasan ahli.
Sambo (самбо) adalah seni bela diri modern yang dikembangkan di Uni Soviet. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar "SAMBO" dan merupakan akronim dari САМооборона Без Оружия (SAMooborona Bez Oruzhiya), artinya "bela diri tanpa senjata".
Vasili Oshchepkov, seorang pelatih Karate dan Judo untuk elit Tentara Merah Rusia, adalah salah satu pencipta Sambo di Rusia. Seperti pelatih bela diri lainnya, Oshchepkov ingin anak buahnya yang paling mahir semua dalam teknik seni bela diri. Oshchepkov berusaha merumuskan gaya seni bela diri yang superior dengan menambahkan apa yang ia ketahui dari kemampuan judo yang dimilikinya. Ia kemudian menggabungkannya antara gaya gulat Rusia asli, karate, dan banyak lagi.
Pada tahun 1918, Vladimir Lenin menciptakan Vseobuch atau Pelatihan Militer untuk melatih Tentara Merah di bawah pimpinan K. Voroshilov. Voroshilov kemudian menciptakan pusat pelatihan NKVD (pasukan khusus) dan membawa bersama-sama beberapa instruktur yang berkualifikasi. Seiring dengan hal itu, Spiridonov, seorang Rusia yang pernah ikut dalam perang Rusia-Jepang yang juga pernah melatih gulat di Yunani ini menjadi pelatih pertama dan instruktur bela diri Sambo di Uni Soviet. Pada tahun 1923, Oschepkov dan Spiridonov bekerjasama untuk melatih dengan upaya menyempurnakan kemampuan tempur Tentara Merah dalam peperangan. Anatoly Kharlampiev dan IV Vasiliev, keduanya telah mempelajari seni bela diri di seluruh dunia secara luas, dan mereka bergabung dalam kolaborasi ini. Satu dekade kemudian, teknik yang mereka pelajari dibawa ke meja gabungan agar diakui dan kemudian hari dikenal sebagai Sambo.
Meskipun Oschepkov dan Spiridonov yang merumusan seni beladiri ini, tetapi Kharlampiev yang lebih sering disebut sebagai bapak Sambo, karena dialah yang mengkampanyekan Sambo untuk menjadi olahraga tempur Uni Soviet, dan yang telah merealisasikannya pada tahun 1938.
Silahkan klik kanan untuk memperbesar atau men-save gambar.
Pada tahun 1918, Vladimir Lenin menciptakan Vseobuch atau Pelatihan Militer untuk melatih Tentara Merah di bawah pimpinan K. Voroshilov. Voroshilov kemudian menciptakan pusat pelatihan NKVD (pasukan khusus) dan membawa bersama-sama beberapa instruktur yang berkualifikasi. Seiring dengan hal itu, Spiridonov, seorang Rusia yang pernah ikut dalam perang Rusia-Jepang yang juga pernah melatih gulat di Yunani ini menjadi pelatih pertama dan instruktur bela diri Sambo di Uni Soviet. Pada tahun 1923, Oschepkov dan Spiridonov bekerjasama untuk melatih dengan upaya menyempurnakan kemampuan tempur Tentara Merah dalam peperangan. Anatoly Kharlampiev dan IV Vasiliev, keduanya telah mempelajari seni bela diri di seluruh dunia secara luas, dan mereka bergabung dalam kolaborasi ini. Satu dekade kemudian, teknik yang mereka pelajari dibawa ke meja gabungan agar diakui dan kemudian hari dikenal sebagai Sambo.
Meskipun Oschepkov dan Spiridonov yang merumusan seni beladiri ini, tetapi Kharlampiev yang lebih sering disebut sebagai bapak Sambo, karena dialah yang mengkampanyekan Sambo untuk menjadi olahraga tempur Uni Soviet, dan yang telah merealisasikannya pada tahun 1938.
Silahkan klik kanan untuk memperbesar atau men-save gambar.
Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Sambo_%28martial_art%29
www.bsambo.ru
www.judobalwyn.org.au
www.allaboutsambo.ru
street-warrior.ru









































































































Komentar
Posting Komentar